Pengalaman Berdasar Quote Perjalanan yang Pernah Kutemukan #2

sebuah jurnal – Bersambung dari Pengalaman Berdasar Quote Perjalanan yang Pernah Kutemukan #1, bagi saya kekuatan cinta memang kan dapat kembali ketika kita melakukan traveling. Berpergian jauh dari rumah, jauh dari sekitar orang-orang yang kita cintai untuk sementara dan akan kembali kepada mereka. Saya seolah merasakan betul-betul apa itu arti pertemuan, kasih sayang dan cinta.


'Ladies', Ini 8 Destinasi yang Aman untuk 'Solo Travelling'

When you want something, all the Universe conspires in helping you to achieve it – Paulo Coelho

Berpikir positif adalah kunci. Ketika kita ingin sesuatu, maka jangan pernah ragu untuk mewujudkannya. Banyak kok cara, untuk mewujudkan apa yang menjadi keinginanmu. Percayalah! Banyak kejadian sudah membuktikan bahwa berpikir positif akan berdampak positif juga.

Alam semesta akan mendengarkan semua keinginanmu. Tugasmu adalah berusaha untuk mewujudkan. Seperti apa yang pernah terjadi pada saya. Salah satu keinginan saya adalah ingin merayakan birthday getaway. Namun pada akhirnya hal itu terwujud dan tak terduga kalau saya dapat merayakan ulang tahun di Vietnam, lantaran sebelumnya telah kehilangan pekerjaan.

Baca juga: Gunung, Panggung, dan Segala di Antaranya (Bima – Tana Toraja)

A journey is best measured in friends, rather than miles – Tim Cahill

Kamu pasti punya teman saat perjalanan kan? Lantas seperti apa teman perjalananmu? Apakah seperti tipe dengan Kamu lalu bagaimana Kamu memaknainya?

Teman bagi saya adalah harta. Tanpa mereka kita bukanlah apa-apa. Selain orang tua, mereka adalah tim penyemangat handal. Tim handal yang baik untuk memecahkan masalah saat Kamu traveling.

Seperti teman-teman saya yang selalu kompak saat traveling. Meskipun kadang bawel dan protes dengan kelakuan saya tapi mereka adalah tim yang kompak.

Manusia tidak dapat menemukan lautan baru kecuali ia memiliki keberanian untuk melupakan pantai – Andre Gide

Beranjak dari zona nyaman. Itulah traveling bagi saya, karena saya tak mau terlena dengan kenyamanan yang satu titik tertentu. Melakukan perjalanan dan mendapatkan pengalaman baru merupakan cara untuk keluar dari zona nyaman.

Seperti yang pernah saya lakukan saat harus memutar otak untuk kembali ke Banyuwangi tepat waktu sementara saya sudah ketinggalan bus di Bali. Plan B dan C yang sudah disiapkan seolah harus dilakukan meskipun mengandung beragam resiko.

Belajar mandiri dengan meyelesaikan beragam masalah yang kita alami. Terlebih malah saat travelling hingga masalah di kehidupan nyata.

Setiap kejadian dalam hidup kita pasti ada hikmahnya, apapun itu bersikaplah bijak. Pertahankan yang baik, ubahlah yang buruk dan perbaiki.