Perjalanan ke Miami Beach

sebuah jurnal РKetika memutuskan untuk pergi berlibur ke luar negeri, kami memutuskan memilih Miami karena pesona pantainya yang memukau.  Akan tetapi karena dadakan, jadi harga tiket lumayan mahal. Tapi tidak apa, harus diniatkan perjalanan kali ini.

Kota Miami menawarkan cukup banyak destinasi wisata. Bagi wisatawan yang senang mengunjungi museum dan wisata sejarah, Miami menyediakan museum dan Kebun Viscaya. Bangunan yang dibangun tahun 1916 merupakan bangunan bergaya Renaissance Italia, dengan furnitur dan seni dekoratif Eropa abad XV hingga XIX. Miami juga menawarkan Freedom Tower, yang merupakan salah satu gedung pencakar langit tertua di Amerika Serikat bagian tenggara. Nama gedung itu berkaitan dengan sejarahnya, dimana dulunya merupakan tempat proses keimigrasian pengungsi Kuba.

(Baca juga: Ketidak Terdugaan (Gunung Cikuray, Jawa Barat))

Bagi pencinta budaya dan seni, dapat mengunjungi Little Havana, yang merupakan distrik Kuba yang menyajikan budaya khas, seperti musik dan seni mural, serta makanan tradisional Kuba. Wisatawan juga dapat mengunjungi the Coral Castle yang merupakan kastil yang terbuat dari batu kapur.

Karya seni ini dibuat oleh Edward Leedsklalnin selama 28 tahun (1923-1951). Di samping itu, Miami juga menawarkan Miami Children’s Museum, yang merupakan pusat pameran pendidikan dan hiburan anak-anak. Museum ini dirancang untuk memicu keingintahuan dan mengembangkan kreativitas anak-anak. Jangan lupa Miami juga menawarkan American Airlines Arena, yang merupakan markas Miami Heat salah satu klub basket tersohor di Amerika. Tempat ini juga sering digunakan penyanyi papan atas untuk melakukan konser.

Sementara itu wisatawan yang menyukai pesona alam dan kehidupan liar, Miami menyediakan berbagai destinasi seperti Taman Nasional Everglades, Miami Zoo, dan  Jungle Island. Taman Nasional Everglades, yang letaknya agak di luar kota Miami ini merupakan tanah rawa seluas 1,5 juta hektar, yang merupakan rumah bagi buaya, ular dan burung. Wisatawan dapat menikmati alam liar ini menggunakan airboat tour.

Sementara itu, Miami Zoo merupakan rumah bagi sekitar 3.000 hewan liar, termasuk 40 spesies yang terancam punah. Keunikan kebun binatang ini adalah hewan ditempatkan dalam habitat yang mirip sebagaimana di alam liar. Sedangkan Jungle Island merupakan rumah bagi burung-burung hutan tropis yang eksotis, habitat satwa liar, seperti: harimau, babon, buaya, kura-kura, monyet, dan orangutan, dan taman sekitar 2.000 varietas tanaman eksotis, seperti: heliconias, pisang, anggrek, dan bromeliad.

Sekalipun cukup banyak destinasi wisata yang ditawarkan kota Miami, namun destinasi utama bahkan tidak jarang menjadi destinasi satu-satunya bagi wisatawan adalah Miami Beach. Pantai ini sangat luas dan membentang sepanjang Lautan Atlantik. Lingkungan yang tenang dan pasir yang lembut, membuat wisatawan sangat dimanjakan untuk bersantai, berjemur, berenang, atau bermain pasir.

Pemandangan di pantai paling populer di Florida ini juga begitu indahnya, dari laut yang biru kehijau-hijauan yang ujungnya bersentuhan dengan kaki langit, pasir putihnya yang memanjang dan dihiasi rumah coast guard yang khas, sampai hotel-hotel tinggi yang menjadi background pantai. Pendek kata, kemanapun mata kita arahkan, yang kita dapati hanya keindahan.

Di areal ini kita juga dapat mengunjungi Art Deco, yang merupakan distrik bersejarah dengan gaya arsitektur yang populer tahun 1930 dan 1940. Bangunan dirancang minimalis yang diberi warna pastel dan hiasan berupa neon besar. Beberapa hotel tampak berdiri di daerah ini dengan dekorasi mengikuti Art Deco.

Demikian juga dengan restoran di area ini, yang menawarkan outdoor untuk makan atau minum sambil menikmati suasana pantai. Ocean Drive merupakan jalan utama di areal itu, dimana kendaraan berjalan dengan pelan, dan beberapa mobil antik tidak jarang menghiasi jalan tersebut.

Suasana pantai juga terasa hingga ke pusat perbelanjaannya di Lincoln Road Mall. Pusat perbelanjaan ini terdiri dari toko-toko yang menjual berbagai produk bermerek. Sebagaimana Amerika umumnya, terkadang diskon yang ditawarkan bisa membuat wisatawan kalap dalam berbelanja. Di tempat ini kita juga bisa untuk sekedar bersantai atau menikmati secangkir kopi sambil menyaksikan orang yang berlalu-lalang.

Panas matahari di Miami bagi orang-orang bule merupakan anugerah yang besar. Semakin panas tampaknya semakin senang mereka berenang, berjemur, dan bermain di pantai. Bagi orang-orang bule, sengatan mentari dapat merubah warna kulitnya menjadi coklat, yang bagi mereka merupakan warna kulit yang eksotis.

Berbeda dengan orang Indonesia yang cenderung menghindari sengatan mentari yang membakar kulitnya. Orang Indonesia menginginkan kulit seputih-putihnya, yang bagi mereka merupakan warna kulit yang indah. Dua kelompok manusia, mempunyai nilai berbeda terhadap warna kulit yang sama, sehingga berbeda pula prilakunya.

Begitulah tabiat manusia, yang tidak jarang cenderung menyukai apa yang tidak dimilikinya. Mereka yang berkulit putih ingin merubahnya menjadi coklat, dan mereka yang berkulit coklat ingin merubahnya menjadi putih. Rupanya kecantikan dan keindahan mempunyai nilai yang relatif.

Kecantikan dan keindahan di suatu tempat belum tentu cantik dan indah di tempat lain. Sebuah penilaian memang tidak akan pernah terlepas dari budaya orang yang menilai. Dengan demikian, menilai perilaku seseorang berdasarkan budaya yang kita pegang akan menghasilkan kesimpulan yang tidak tepat. Inilah yang sering menjadi pangkal masalah di dunia ini. Oleh karena itu, toleransi merupakan kunci kedamaian hidup.

Terlepas dari semua itu, kembali lagi ke individu masing-masing kita bagaimana menyikapinya. Hargai perbedaan dengan begitu semua kan terjadi toleransi yang indah.