Pengalaman Tur di Perbatasan Korea Utara dan Selatan


sebuah jurnal – Saat mengikuti program belajar musim dingin di Korea Selatan, saya berkesempatan untuk tur ke DMZ. DMZ (Demilitarized Zone) merupakan kawasan perbatasan antara Korea Selatan dan Korea Utara. Mendengar akan mendekati Korea Utara, ada perasaan senang sekaligus tegang. Namun, dibalik ketegangan tersebut, saya yakin kalau tur ini akan menjadi salah satu pengalaman yang tidak akan saya lupakan seumur hidup.

Continue reading “Pengalaman Tur di Perbatasan Korea Utara dan Selatan”

Perjalanan Nyaman Dengan Naik Sleeper Bus Kediri – Jakarta


sebuah jurnal – Kali ini saya akan bercerita tentang pengalaman naik sleeper bus Harapan Jaya Kediri Jakarta. Tentu saja selain menuliskannya di blog ini saya juga sudah membuat vlog perjalanan naik Sleeper Bus Harapan Jaya Kediri Jakarta yang bisa kamu tonton di bawah. Sudah lama banget saya ingin naik sleeper bus yang mempunyai rute lengkap dari Tulungagung ke Jakarta ini.

Continue reading “Perjalanan Nyaman Dengan Naik Sleeper Bus Kediri – Jakarta”

KE JOGYA 16 JAM DALAM KERETA API #5 (End)

sebuah jurnal – Pada artikel KE JOGYA 16 JAM DALAM KERETA API #4, setelah melewati stasiun Sidareja, petugas membagikan konsumsi makanan yang dibeli dari restoran Pringsewu.

Meski dongkol karena terlambat, saya melihat bahwa PT. KAI tetap mengupayakan kenyamanan penumpang. Dua jenis makanan yang dibagikan sepanjang hari itu buat saya cukup untuk membuktikan pelayanan PT. KAI yang berorientasi kepada pelanggan. Setahu saya, sebelum reformasi kereta api, pernah terjadi kecelakaan di lintas utara yang mengakibatkan keterlambatan parah. Saat itu banyak penumpang kelaparan hingga mengamuk karena dibiarkan terkatung-katung berjam-jam tanpa adanya makanan.

Continue reading “KE JOGYA 16 JAM DALAM KERETA API #5 (End)”

KE JOGYA 16 JAM DALAM KERETA API #4

sebuah jurnal – Terkaget aku rupanya kereta api memutar melalui pegunungan di jalur Bandung pada bagian KE JOGYA 16 JAM DALAM KERETA API #3, rencana untuk hadiri acara wisuda semakin pupus.

Pada pukul 04:50 wib, KA Bogowonto terhenti di sinyal masuk Stasiun Bandung, tepat di bawah jembatan Pasirkaliki. Beberapa penumpang yang semula tertidur mulai terbangun dan bertanya-tanya “Ini di mana?” Tidak ada pemberitahuan sama sekali bahwa kereta akan memutar melalui Bandung. Barulah pada pukul 05:00 wib petugas memberikan pengumuman bahwa perjalanan kereta harus memutar untuk menghindari antrean panjang di lintas utara.

Continue reading “KE JOGYA 16 JAM DALAM KERETA API #4”

KE JOGYA 16 JAM DALAM KERETA API #3

sebuah jurnal – Dikarenakan kejadian yang tidak terduga, para penumpang pasrah saja. KE JOGYA 16 JAM DALAM KERETA API #2 para penumpang seperti terdampar di terminal sambil menunggu kedatangan kereta.

Terlambat parah dan memutar

Sesuai jadwal normal seharusnya setelah KA Bogowonto diberangkatkan, KA Tawang Jaya tujuan Semarang Poncol akan berangkat pada pukul 23:00 wib. Tapi, akibat banjir, penumpang KA Tawang Jaya harus menunggu hingga pukul 03:00 wib. Beruntunglah saya karena KA Bogowonto hanya terlambat 3 jam dari jadwal semula.

Continue reading “KE JOGYA 16 JAM DALAM KERETA API #3”

KE JOGYA 16 JAM DALAM KERETA API #1

sebuah jurnal – Pengalaman perjalanan 2 tahun lalu ketika menggunakan kereta api selama 16 jam yang pernah aku alami saat ingin menuju ke Jogyakarta sungguh melelahkan. Diambil saja hikmahnya, terkadang setiap kejadian diluar dugaan kita.

Dengan 16 jam bukanlah waktu yang lumrah untuk perjalanan Kereta Api (KA) Bogowonto yang wara-wiri di lintas Lempuyangan-Pasar Senen. Dalam waktu normal, perjalanan dari Jogja ke Jakarta tersebut biasa ditempuh dalam 8-9 jam saja. Tapi, Jumat (24/02) yang lalu, durasi perjalanan kereta membengkak hingga dua kali lipat karena sebuah bencana alam yang tidak terduga.

Continue reading “KE JOGYA 16 JAM DALAM KERETA API #1”

KE JOGYA 16 JAM DALAM KERETA API #2

sebuah jurnal – Keberangkatan ke Yogya tidak bisa dibatalkan meski kondisi banjir (bagian KE JOGYA 16 JAM DALAM KERETA API #1), karna sudah berjanji untuk menghadiri acara wisuda sahabat.

Pada pukul 18:00 wib, setelah pekerjaan selesai, saya segera berangkat ke Stasiun Pasar Senen. Dalam perjalanan, saya coba terus memantau perkembangan terkini di akun Twitter KAI. Hasilnya sedikit menggembirakan. Katanya, pada pukul 16:55 wib satu jalur rel di Ciledug sudah berhasil dilalui. KA pertama yang berhasil melintas adalah KA Gaya Baru Malam Selatan tujuan Surabaya Gubeng. Walau begitu, antrean panjang kereta api tetap terjadi dan penumpang diharap untuk memaklumi.

Continue reading “KE JOGYA 16 JAM DALAM KERETA API #2”

Perjalanan ke Tasikmalaya #2

sebuah jurnal – Saat sedang menikmati makan dan minum, kami merasakan angin bertiup kencang di Perjalanan ke Tasikmalaya #1. Cukup menakutkan, dan akhirnya satu per satu mulai turun, kami masih mencoba diam dan tenang. Hingga akhirnya merasa khawatir dan mencoba untuk turun dengan anak tangga lagi.

Continue reading “Perjalanan ke Tasikmalaya #2”